Bismillahirrohmanirrohim :’) Semangat 107!
— Yasmin Ahmad (via kuntawiaji)
— Yasmin Ahmad (via kuntawiaji)
— Yasmin Ahmad (via kuntawiaji)
— Yasmin Ahmad (via kuntawiaji)
— Yasmin Ahmad (via kuntawiaji)
— Yasmin Ahmad (via kuntawiaji)
— Sharifah Amani (via kuntawiaji)
— Intan Kirana dalam Prosa Layang-Layang (via kuntawiaji)
Ya Allah, jadikanlah pintu rumah kami cukup lebar untuk menerima semua yang memerlukan kasih sayang, persahabatan dan tempat yang aman; tapi cukup sempit untuk menangkal semua petaka, kefanatikan, dan kebencian.
Buatlah ambangnya cukup rata, agar tidak menjadi sandungan bagi anak-anak dan kaki yang letih; tapi sulit ditembus kekuatan penindas sehingga mereka batal masuk.
Buatlah pintu rumah ini terbuka untuk kehadiran -Mu.
Alhamdulillah for everything I Have.
❞— (via theheartbook)
Infographic: The Psychology of Colour at Home
Color plays a huge role in any home. It can make a room feel warm and inviting or cold and stale depending the shade. While each homeowners personal tastes will effect the color scheme of any home, there are some psychological influences that should cause us to think about that next room painting project.
Did you know blue is the best color for a study? Why? Because psychologically it’s the color that makes us the most productive. The infographic below from Painters of Louisville is really interesting. It breaks down the best colors for your state of mind in each room at home, but also gives you some background into how each color makes our minds react.
Click here to see the full size infographic and find out which rooms you’ll soon need to repaint because they’re causing psychological problems…or not.
One Piece mengajarkan banyak hal termasuk soal pembagian tugas dan kompetensi
Kata Ayah, Kenali diri sendiri. Lalu, kenali lingkungan kita. Kenali fungsi kita di lingkungan tersebut.

Rahasia terbesar yang disembunyikan semesta itu cuma ada 2 :
Yang pertama apa ketetapan Allah
Yang kedua apa yang disembunyikan dalam palung hati seorang manusia
Bisakah kamu menerka ? tentu saja tidak.
— Muhammad Ali